| Asus EEE (Easy to play, Easy to learn, Easy to work) |
| Ditulis oleh Webmaster | |
| Jumat, 11 Januari 2008 | |
Pada pameran tahun kemarin dengan mengemas teknologi Computex 2007 di Taipei, Asustek Computer bersama Intel Corp. memamerkan jajaran laptop murah yang dibandrol antara US$ 199 hingga US$ 299 atau sekitar Rp 1,8 juta sampai Rp 2,7 juta (US$1 = Rp 9.045).
Laptop mungil merk Asus yang dinamai “Eee” (Easy to play, Easy to learn, Easy to work) ini, akan hadir juga di pasar Indonesia akan tetapi masih belum bisa dipastikan karena belum mass production. Konsep Asustek mirip dengan laptop murah buatan Negroponte dari segi fungsinya. Namun jika dibandingkan laptop Negroponte masih menggunakan tenaga engkol sebagai sumber tenaganya, sementara konsep Eee sudah layaknya laptop lain di pasaran, yang juga sudah dilengkapi dengan port USB, Ethernet dan Modem.
Seperti yang dipaparkan di Computex beberapa saat lalu, Asus Eee PC akan ditanami Intel Mobile CPU dan Chipset, Intel NAND flash Storage, dan Intel Classmate PC Ready. Untuk OS, Linux menjadi pilihan Asus. Asus membidik 3 segmen pasar Pertama adalah pasar pengguna laptop biasa. Fungsi laptop ini sebagai second laptop, yang lebih membuat mereka mobile karena lebih tahan goncangan. Kedua, Asustek membidik konsumen pelajar dan mahasiswa yang juga membutuhkan komputer jinjing untuk melengkapi pembelajaran mereka. Asus Eee PC sudah dilengkapi dengan browser sehingga memungkinkan fungsi pembelajaran secara mobile. Segmen ketiga adalah mereka yang ekstrim mobile. Dikarenakan tidak dilengkapi hard disk, jadi tidak perlu takut guncangan yang berlebihan bahkan jatuh bagi mereka yang tidak terlalu hati-hati. Laptop ini sebenarnya sama saja seperti PDA, tapi dengan konsep notebook.
EeePC 701 Specification: |