Skip to content
header.jpg
Posisi Anda : Home arrow Artikel arrow Ilmiah arrow Pengendalian Hama Jagung dengan Esktrak Daun/Biji Srikaya
Pengendalian Hama Jagung dengan Esktrak Daun/Biji Srikaya Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini
Peringkat User: / 3
PoorBest 
Ditulis oleh Webmaster   
Senin, 11 Juni 2007

Keberadaan srikaya melimpah di daerah kami hingga kini pemanfaatannya masih belum banyak dikenal sementara orang cuma menganggapnya sebagai buah yang dapat di makan dan memiliki rasa lezat dan enak. Mereka membuang biji srikaya begitu saja tanpa mengetahui manfaatnya, padahal biji/daun srikaya menurut buku petunjuk "Tanam Berkasiat Obat di Indonesia" oleh Hembing dinyatakan bahwa niji/daun srikaya mengandung racun yang dapat digunakan untuk membunuh kutu hewan (anjing). Dari situ kami mendapatkan masalah apakah hama (ulat) pada jagung dapat diberantas dengan ekstrak daun/biji srikaya. Berdasarkan buku tersebut maka jika ekstrak daun/biji srikaya sebagai pestisida itu mengandung racun, bila disemprotkan pada hama akan mati.

Penelitian ini kami lakukan dengan tujuan untuk membuktikan kemampuan ekstrak daun/biji srikaya memberantas hama (ulat) jagung serta mengetahui daya basmi antara ekstrak daun/biji srikaya. Dari penelitian ini kami berharap bisa membantu para petani mengembangkan produksi pertaniannya tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Berdasarkan uji coba yang kami lakukan dengan membuat ekstrak daun/biji srikaya yang disemprotkan pada hama jagung hibrida semar-2 yang berusia tiga minggu ternyata hama tersebut mati. Sedangkan antara ekstrak daun/biji srikaya ternyata ekstrak daun srikaya lebih efektif dalam memberantas hama dari pada ekstrak biji srikaya.
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Random Gallery

Pengunjung

Saat ini ada 24 pengunjung yang online