Skip to content
header.jpg
Posisi Anda : Home arrow Artikel arrow Ilmiah arrow Kerupuk Berprotein Tinggi Dari Daging Kijing (Pseudodon Vandenbushianus)
Kerupuk Berprotein Tinggi Dari Daging Kijing (Pseudodon Vandenbushianus) Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini
Peringkat User: / 1
PoorBest 
Ditulis oleh Webmaster   
Senin, 11 Juni 2007

Kita mengetahui bahwa negara kita masih mengalami masalah kekurangan gizi seperti adanya gejala kuashiorkor, marasmus, dan busung lapar. Hal ini disebabkan oleh rendahnya gizi makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat khususnya bagi kalangan ekonomi lemah. Dengan latar belakang itulah maka peneliti melakukan penelitian tentang kerupuk berprotein tinggi dari daging kijing (Pseudodon vandenbushianus)

Masalah yang dibahas adalah :

     

  1. Apakah daging kijing dapat diolah menjadi Kerupuk Kijing yang disenangi masyarakat
  2.  

  3. Apakah Kerupuk Kijing sesuai dengan standar mutu SII
  4.  

  5. Bagaimana teknologi tepat guna untuk mendapatkan Kerupuk Kijing yang terbaik.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan potensi alam lokal demi mambantu usaha peningkatan gizi masyarakat.

Metode penelitian yang diguanakan adalah metode eksperimen, kepustakaan, dan metode angket. Data yang diperoleh dari ketiga metode tersebut dikumpulkan dan dianalisa, kemudian disusun secara sistematis dan logis.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :

     

  1. Daging Kijing dapat diolah menjadi Kerupuk Kijing yang merupakan produk makanan baru yang disenangi masyarakat
  2.  

  3. Kerupuk Kijing telah sesuai dengan standar SII
  4.  

  5. Teknologi tepat guna dalam pembuatan Kerupuk Kijing adalah dengan menggunakan perbandingan daging kijing dan tepung tapioka = 2 : 5. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa Keurpuk Kijing mengandung protein yang tinggi yaitu 9,67% tiap kerupuk. Kandungan protein Kerupuk Kijing ini telah melebihi mutu standar SII. Dengan diperolehnya kesimpulan tersebut, peneliti menyarankan agar Kerupuk Kijing dipublikasikan kepada masyarakat luas, khususnya didaerah rawan gizi.
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Random Gallery

Pengunjung

Saat ini ada 7 pengunjung yang online