
| Pemanfaatan Minyak Atsiri Daun Sirih (Piper Betle) |
|
|
| Ditulis oleh Webmaster | |
| Senin, 11 Juni 2007 | |
|
Daun sirih (Piper betle) merupakan sumber daya alam hayati yang terdapat dalam jumlah cukup banyak. Masyarakat pedesaan banyak menggunakan daun sirih (Piper betle) sebagai bahan obat, misalnya obat untuk batuk, mimisan, dan sakit gigi. Bakteri dalam aktivitasnya melakukan pernapasan, pembusukan, atau melakukan penguraian makanan. Bakteri tersebut ada yang patogen ada pula yang apatogen. Akibat dari bakteri yang patogen yang melakukan fermentasi dan pembusukan di dalam mulut, kesehatan gigi dan mulut menjadi terganggu. Dengan mengacu pada kemammpuan minyak atsiri daun sirih (Piper betle) untuk menghambat aktivitas bakteri penyebab bau mulut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak atsiri daun sirih (Piper betle) terhadap aktivitas bakteri penyebab bau mulut. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara ekstraksi daun sirih (Piper betle), kemudian didestilasii untuk memperoleh minyak atsiri. Bakteri mulut yang telah diinokulasikan pada medium agar pada konsentrasi 0,1%, 0,3%, 0,6%, 0,9%, 1,2%, 1,5%, dan 2%, kemudian diperlakukan dengan minyak atsiri daun sirih (Piper betle) dapat dimanfaatkan untuk menghambat aktivitas bakteri penyebab bau mulut sehingga dapat dipastikan minyak atsiri daun sirih (Piper betle) dapat digunakan sebagai obat kumur. |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| Visi, Misi dan Tujuan |
| Struktur Organisasi |
| Guru dan Karyawan |
| Prasarana |
| Fasilitas Pendukung |
| Ekstra Kurikuler |
| Berita |
| Prestasi Kami |
| Kontak |